Berita

Puluhan ribu orang Israel melakukan pawai bendera di Yerusalem/Net

Dunia

PM Palestina: Pawai Bendera Israel Langgar Semua Garis Merah dan Status Quo Masjid Al Aqsa

SELASA, 31 MEI 2022 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pawai bendera Israel yang dilakukan oleh puluhan ribu orang ultranasionalis di Yerusalem telah melanggar semua "garis merah" dan perjanjian internasional yang ada.

Begitu yang ditegaskan oleh Perdana Menteri Palestina, Mohammed Shtayyeh pada Senin (30/5), seperti dikutip Al Jazeera.

"Kemarin Israel telah melewati semua garis merah dan perjanjian internasional dengan agresi berulangnya terhadap Al Aqsa di Yerusalem. Ini mencoba memaksakan kenyataan yang tidak sejalan dengan status quo historis Masjid Al Aqsa," kata Shtayyeh.


Pada Minggu (29/5), puluhan ribu orang Israel ultranasional merayakan Hari Yerusalem yang menandai penaklukan Israel atas Yerusalem Timur yang diduduki dalam perang 1967. Israel kemudian mencaplok daerah itu, meski langkah tersebut tidak diakui secara internasional.

Setiap tahun, ribuan kelompok sayap kanan Israel berpartisipasi dalam pawai, mengibarkan bendera Israel dan menyanyikan lagu-lagu saat mereka melewati jalan-jalan sempit di kawasan Kota Tua.

Menurut laporan Al Jazeera, mayoritas yang melakukan pawai adalah lelaki muda Yahudi Ortodoks. Mereka berkumpul di luar Gerbang Damaskus sembari meneriakkan slogan-slogan seperti "Matilah orang Arab", "Bangsa Yahudi hidup", dan "Biarkan desa Anda terbakar".

Setelah pawai, kelompok besar orang Israel menyerbu melalui lingkungan Palestina, menyerang penduduk serta properti mereka.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tiga ABK WNI Hilang dalam Ledakan Kapal UEA di Selat Hormuz

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:50

Kemenhaj Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Oleh-oleh Haji

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:15

KPK Sempat Cari Suami Fadia Arafiq Saat OTT Kasus Korupsi Pemkab Pekalongan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:08

AWKI Ajak Pelajar Produksi Film Pendek Bertema Kebangsaan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:06

Sambut Nyepi, Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Bundaran HI

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:32

Sekjen PSI Jalankan Amanah Presiden Prabowo Benahi Tata Kelola Hutan

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15

Balas Serangan Israel, Iran Bombardir Kilang Minyak Haifa

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:10

15 Vaksinasi Wajib untuk Anak Menurut IDAI dengan Jadwalnya

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:05

Zendhy Kusuma Soroti Bahaya Penghakiman Digital Usai Video Restoran Bibi Kelinci

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:01

3 Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Salah

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:00

Selengkapnya