Berita

Ketua KPU RI Hasyim Asyari/Net

Politik

KPU Akhirnya Pangkas Masa Kampanye Pemilu 2024 jadi 90 Hari

SENIN, 30 MEI 2022 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masa kampanye peserta pada Pemilu Serentak 2024 akhirnya dipangkas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari rancangan awal yang disusun berdasarkan keterkaitan dengan tahapan-tahapan lainnya.

Ketua KPU RI Hasyim Asyari menjelaskan, pihaknya telah menyepakati masa kampanye dikurangi dari yang sebelumnya direncanakan 120 hari setelah menghitung lama proses pengadaan logistik dan sengketa pencalonan.

Bahkan katanya, lama masa kampanye yang ditetapkan KPU ini sesuai dengan amanah Presiden Joko Widodo kepada pihaknya agar kampanye efisien, efektif, berkualitas, dan mendidik masyarakat.


"Yaitu untuk memperkenalkan peserta pemilu dengan durasi yang tidak begitu panjang," katanya.

Maka dari itu, lama masa kampanye yang ditetapkan tersebut akan dituangkan nantinya di dalam Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Jadwal, Tahapan, dan Program Pemilu Serentak 2024.

"Sehingga kemudian semacam ada titik temu apa yang dirancang oleh KPU dengan apa yang diharapkan presiden. Yaitu akan digelar sekitar 90 hari (masa kampanye)," demikian Hasyim.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya