Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

PKS Ajukan Syarat Gabung KIB, Ketum PAN: Koalisi Terbuka, Silakan Bergabung

SENIN, 30 MEI 2022 | 18:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi santai keinginan bersyarat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ingin bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Adapun syarat yang diajukan adalah “tidak dikunci” oleh koalisi.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan pihaknya selalu terbuka untuk siapapun yang ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu, tak terkecuali PKS.

Zulhas, sapaan akrabnya, menilai alangkah baiknya PKS bergabung terlebih dahulu dengan KIB sebelum mengajukan permintaan “tidak dikunci”.


“Koalisi itu terbuka, kawan-kawan silakan bergabung untuk merumuskan gagasan agar Indonesia menjadi negara maju. Ya itu aja jawaban saya jangan tanya lagi,” kata Zulhas kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/5).

Sebab, kata Wakil Ketua MPR RI ini, KIB belum membahas masalah capres dan cawapres yang akan diusung.

“Kita enggak bicara capres-cawapres koalisi ini. Nanti, masih lama,” pungkasnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku terbuka untuk bergabung dengan koalisi mana pun, termasuk KIB yang digagas Golkar, PAN, PPP untuk Pilpres 2024. Namun, PKS ingin agar setelah bergabung tidak langsung dikunci oleh koalisi.

"Ajakan siapa saja boleh, welcome PKS. Tapi tidak boleh dikunci. PKS dilepas bebas," kata Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi dalam konferensi pers Milad ke-20 PKS, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/5).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya