Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Tragis, Parpol Tidak Lagi Memikirkan Kelahiran Pemimpin Besar dan Anggap Popularitas Segalanya

SENIN, 30 MEI 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Krisis kepercayaan diri yang sedang dialami politisi tanah air menjadi sorotan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. Krisis ini yang kemudian membuat para politisi tanah air merasa tidak pantas untuk memimpin negeri.

“Kita mengalami krisis kepemimpinan yang sangat luas, sehingga konsep-konsep dasar kepemimpinan dalam negara demokrasi tidak dikenal sama sekali oleh para politisi,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (30/5).

Dijelaskan Fahri Hamzah bahwa dalam sejarah demokrasi modern partai politik adalah dilahirkan dan melahirkan para pemikir pemikir besar di seluruh dunia demokrasi.


Tragisnya, sambung mantan Wakil Ketua DPR RI itu, para politisi saat ini justru sibuk mentransaksikan popularitas orang-orang dengan kapasitas yang seharusnya lahir dari rahim partai politik.

“Bahkan aliran-aliran besar di dunia justru dilahirkan oleh para filsuf yang akhirnya menjadi pemimpin politik yang sangat idealis,” lanjutnya.

Di lantas mencontohkan fenomena yang terjadi dalam sejarah Indonesia. Di mana Soekarno pernah melahirkan partai nasionalis, M. Natsir melahirkan partai Masyumi dan Syahrir melahirkan Partai Sosialis.

“Mereka ini adalah orang orang besar para pemikir kelas dunia,” tegasnya.

“Sungguh tragis bahwa partai politik tidak lagi memikirkan kelahiran para pemimpin besar itu, tapi justru menganggap bahwa popularitas adalah segala-galanya,” demikian Fahri Hamzah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya