Berita

Deklarasi relawan pendukung La Nyalla/Net

Politik

Pengamat: Jatim Episentrum Politik Nasional, Kehadiran La Nyalla Bisa Ubah Konstelasi Pilpres

SENIN, 30 MEI 2022 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Basis suara Pulau Jawa masih menjadi kunci kemenangan Pilpres 2024 mendatang. Kehadiran calon presiden dari Jawa tentu akan mengubah konstelasi politik tanah air.

Begitu kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA menanggapi rapat konsolidasi relawan Patriot Sejati yang mendukung Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti menjadi calon presiden 2024 di Ballroom Grand Empire Palace Surabaya, Jawa Timur pada Kamis lalu (26/5).

“Mengemukanya nama Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti sebagai capres tentu memberi warna baru dan mampu mengubah konstelasi politik,” tegasnya kepada wartawan, Senin (30/5).


Apalagi, sambungnya, La Nyalla merupakan senator dari Jawa Timur yang memiliki modal politik cukup kuat. Mulai dari jaringan tokoh dan basis suara pemilih solid, yang dibuktikan dengan mampu meraih 2,2 juta suara saat Pemilu 2019 lalu.

Secara geopolitik, Jawa timur adalah provinsi terbesar kedua setelah Jawa Barat. Untuk pilpres mendatang sekitar 31 juta pemilih, tentu membuat Jawa Timur menjadi daerah strategis pertarungan perebutan suara para tokoh yang akan bertarung.

“Ditambah ada tokoh lain seperti Muhaimin Iskandar, Khofifah Indar Parawangsa, dan Mahfud MD. Jadi Jawa Timur episentrum politik nasional,” sambungnya.

Khusus untuk La Nyalla, Anas menilai bahwa sosok tersebut memiliki keunggulan sebagai Ketua DPD RI. DPD jadi panggung politik berkeliling Indonesia menyapa masyarakat untuk meraih simpatik rakyat.

“Jadi kehadiran Ketua DPD RI La Nyalla dalam kontestasi politik nasional menjadi poros baru di Pilpres 2024,” tutupnya.

Bagi relawan Patriot Sejati, dukungan diberikan karena La Nyalla merupakan tokoh yang bersikap negarawan, berani bicara kritis, serta dekat dengan rakyat.

Koordinator relawan, Arderio Hukom menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi dan agenda untuk mensosialisasikan La Nyala.

“Di antaranya mengaktifkan struktur relawan hingga ke pelosok desa, menggalakkan deklarasi dukungan diberbagai daerah, patriot sejati juga menggalang dukungan tokoh dan mensosialisasikan di media sosial,” ujarnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya