Berita

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri acara halalbihal alumni Ponpes Buntet Cirebon/Ist

Politik

Ahmad Muzani: Ponpes Berperan Penting dalam Membangun Bangsa

MINGGU, 29 MEI 2022 | 17:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pondok pesantren memiliki peran dalam membangun dan memajukan negara Indonesia. Kepedulian pondok pesantren terhadap proses berbangsa dan bernegara sudah ada sejak era kemerdekaan hingga sampai sekarang.

Demikian disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri acara halalbihal alumni pondok pesantren Buntet Cirebon, di Hotel Santika, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (29/5).

"Kepedulian pondok pesantren dan santri terhadap bangsanya tidak perlu diragukan lagi. Perjuangan santri dan pondok pesantren untuk memerdekakan Indonesia dari penjajah begitu besar. Begitu pun pada zaman Orde Baru hingga sekarang," kata Muzani saat memberi sambutan.


Pihaknya menyampaikan sejarah zaman orde baru di mana Indonesia dalam himpitan kesulitan ekonomi, pesantren selalu memberi pesan-pesan keagamaan. Misalnya soal program keluarga berencana, kebijakan itu banyak penolakan dari rakyat.

"Tapi para kiai, para pimpinan Ponpes memberikan petuah-petuah hingga suatu ketika para ulama kita berkumpul dan membuat fatwa bahwa program itu halal,” tambahnya.

Bagi Muzani, kepedulian pondok pesantren sudah berlangsung hingga saat ini. Contohnya, ketika Covid-19 melanda Indonesia, vaksin menjadi salah satu upaya penanggulangan dari bahaya virus tersebut.

Selain itu, ketika muncul vaksin, timbul keraguan di tengah masyarakat soal halal atau tidaknya vaksin itu. Dalam kondisi itu, pondok pesantren bergerak cepat dan memberikan pesan menyadarkan masyarakat.

"Bahwa vaksin adalah sebuah ikhtiar dan upaya kita terhindar dari ancaman bahaya Covid-19. Serta menegaskan bahwa penggunaan vaksin adalah sesuatu yang baik sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Menurut Muzani, peran pondok pesantren begitu penting dalam sendi-sendi kehidupan rakyat mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, budaya, hingga politik.

Dia mengatakan, kegiatan Ponpes dalam ruang-ruang seperti itu bukan hal baru. Namun masih banyak masyarakat yang apatis terhadap politik.
"Dunia politik sering kali ditafsirkan dunia kotor. Politik kalaudiisi oleh orang-orang kotor maka negara ini akan kotor pula. Tapi kalau politik diisi oleh orang-orang baik, maka negara ini akan baik dan sejahtera. Karena politik adalah cara untuk mengurus bangsa, mengelola negara,” ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya