Berita

Social Volunteering Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana/Ist

Nusantara

Social Volunteering UMB: Semua Bisa Jadi Jurnalis, Asal...

MINGGU, 29 MEI 2022 | 13:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi digital membuat setiap orang bisa menjadi penyaji berita. Perkembangan teknologi ini pula yang menjadi tantangan tersendiri bagi wartawan dalam menyajikan informasi secara bertanggung jawab dan mencerahkan.

Demikian salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan Social Volunteering Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana yang diselenggarakan di Kecamatan Mauk, Tangerang, Sabtu (28/5).

Direktur Akademik dan Kemahasiswaan UMB, Rizki Briandana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, di mana dosen dan mahasiswa memberikan kontribusi kepada masyarakat untuk membangun sinergitas.


Sementara itu, dosen pendamping Achmad Jamil menuturkan, semua orang bisa menjadi wartawan atau reporter yang diberdayakan dengan berbagai kanal komunikasi yang tersedia.

Namun demikian, perkembangan itu pula memunculkan potensi penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Oleh karena itu, saya berpesan agar hidup menjadi lebih indah dan mempunyai makna, gadget yang anda pegang harus digunakan secara bijak. Tidak hanya berkaitan hak milik, namun terkait konten yang disebarkan," kata Achmad Jamil.

Di sisi lain, Ketua Panitia kegiatan Social Volunteering UMB, Rina Rahmadani menyebut sasaran kegiatan tersebut adalah literasi. Panitia menjadikan target audiens pemuda, sekolah, pesantren, UMKM dan pemberdayaan perempuan sebagai cara meningkatkan pemahaman tentang banyak hal.

Kegiatan juga diisi dengan kemampuan berbicara di muka umum (public speaking) hingga kemampuan mengelola organisasi, termasuk menggunakan dunia maya atau internet sebagai cara promosi dan publikasi berbagai kegiatan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya