Berita

Gubernur Riau, Syamsuar dan Yang Dipertua Negeri Melaka, Tun Dato Seri Utama H Mohd. Ali Mohd. Rustam/Ist

Nusantara

Sambangi Yang Dipertua Negeri Melaka, Gubernur Riau Bahas Proyek RoRo dan Jembatan Malaka-Dumai

MINGGU, 29 MEI 2022 | 12:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana pembangunan RoRo Dumai-Melaka dibahas serius dalam pertemuan Gubernur Riau, Syamsuar dengan Yang Dipertua Negeri Melaka, Tun Dato Seri Utama H Mohd. Ali Mohd. Rustam, di Istana Negeri Melaka Malaysia, Sabtu (28/5).

Adapun rencana pembangunan kapal RoRo ini sejatinya sudah dibahas sejak lama oleh Indonesia dan Malaysia.

"Semuanya membincangkan tentang pembangunan RoRo Dumai-Melaka," kata Gubernur Riau, Syamsuar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/5).


Namun demikian, pembahasan sempat terhenti lantaran adanya pandemi Covid-19. Dikatakan Syamsuar, pembahasan terakhir terjadi pada tahun 2020 secara virtual yang dipimpin oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan beberapa menteri, termasuk Kementerian Perhubungan RI.

"Saat ini kami berkesempatan berkunjung ke Malaysia membincangkan dengan beberapa menteri, termasuk Mendagri Malaysia ikut menyampaikan masalah ini dan disampaikan kepada Perdana Menteri Malaysia," papar Syamsuar.

Pemerintah Indonesia sendiri tetap melanjutkan program tersebut sebagaimana tindak lanjut dari pelaksanaan konferensi IMT GT yang dilaksanakan di Bangkok beberapa waktu lalu.

"Pada saat konferensi IMT GT itu, kebetulan saya ikut delegasi Pak Presiden. Jadi artinya saya mendengar sendiri apa perencanaan antara Indonesi dengan Perdana Menteri Thailand dan Malaysia," ulas Syamsuar.

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Perhubungan dan Pemerintah Daerah (Pemda) tetap mempersiapkan langkah-langkah pembangun RoRo Dumai-Melaka ini.

Apalagi, pemerintah telah menunjuk Riau sebagai pusat perdagangan yang ada di wilayah Sumatera.

"Jadi Riau ditunjuk sebagai pemasar komoditi dari berbagai ekspor yang bisa dikirim ke negeri Malaysia dan Thailand. Untuk hubungan sosial budaya jelas, apalagi kita ini satu rumpun, tentu banyak kemajuanlah," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat mendukung pembangunan ini untuk kemajuan Indonesia dan juga Malaysia.

"Apalagi dari segi ekonomi kita punya komoditi yang dapat dipasarkan ke Malaysia dan Malaysia juga bisa memasarkan komoditi dari Malaysia ke Indonesia melalui Roro Dumai Melaka yang kita harapkan ke depan seperti itu," imbuh Syamsuar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya