Berita

Sungai Aare di Bern, Swiss/Net

Dunia

Ada Kemungkinan Hipotermia, Dubes RI di Swiss: Suhu Air di Sungai Aare 16 Derajat Celcius Ketika Eril Berenang

SABTU, 28 MEI 2022 | 22:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suhu air sungai Aare di Bern, Swiss, terbilang cukup dingin karena berasal dari puncak gunung es. Namun, belum diketahui apakah kejadian hilangnya putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, akibat hal tersebut.

Penjelasan Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D. Hadad dalam jumpa pers virtual Sabtu siang (28/5), suhu air yang dicatat oleh Tim SAR gabungan pada hari H kejadian Eril hilang terbilang sejuk.

"Suhu air sekitar 16 derajat celcius, dengan tingkat kekeruhan yang sebetulnya agak keruh dibandingkan kalau situasi optimalnya itu biru, bening," terang Muliaman.


Pada musim semi atau musim panas, diterangkan lebih lanjut oleh Muliaman, kondisi air Sungai Aare bisa sangat bening dan arusnya tidak terlalu besar.

Hanya saja untuk saat ini, kondisi airnya keruh karena terkadang hujan dan juga masih ada lelehan es di pegunungan yang mengalir ke sungai tersebut.

Namun begitu, Muliaman tidak bisa memastikan apakah Eril hilang karena mengalami hipotermia.

"Apakah itu (hilangnya Eril) hipotermia? Saya belum bisa mengatakan, biar nanti ahli kesehatan saja yang menyatakan. Kita masih menunggu perkembangan lebih lanjut," demikian Muliaman.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya