Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Megawati hingga Puan Absen Nikahan Adik Jokowi, Rocky Gerung: Ada Perceraian Politik di Tengah Perkawinan Politik

SABTU, 28 MEI 2022 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Absennya elite PDI Perjuangan seperti Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani dalam momen pernikahan adik Presiden Joko Widodo, Idayati dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, memperjelas keretakan yang ada.

Begitu kira-kira bacaan aktivis politik Rocky Gerung menanggapi ketidakhadiran Megwati hingga Puan Maharani di pernikahan Anwar Usman dan Idayati di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/5).

"Akhirnya orang ambil kesimpulan bahwa memang di Solo ada perkawinan yang juga nadanya politis, tapi juga ada perceraian politik antara Pak Jokowi dan Bu Mega. Perceraian politik di tengah-tengah perkawinan politik," ujar Rocky dalam wawancara dengan wartawan senior Hersubeno di kanal Youtubenya, Sabtu (28/5).


Menurut Rocky, keterangan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebutkan alasan absennya Megawati dan Puan, baik itu terkait ada kesibukan lain ataupun tidak diundang, bukanlah substansi persoalan.

"Saya kira kalau diundang pun akan jadi kontroversi. Karena suasana di Solo itu jadi kurang mulus, karena nanti wartawan akan bertanya ke Bu Mega. Lalu Ibu Mega menjawab itu peristiwa privat tapi pertanyaannya politis," tutur Rocky.

"Mungkin juga Pak Jokowi sudah antisipasi walaupun diundang enggak akan datang, akhirnya enggak usah diundang," sambungnya.

Akan tetapi dari fenomena itu, mantan dosen filsafat di Universitas Indonesia (UI) ini meyakini keretakan antara Jokowi dengan PDIP akan semakin nyata menjelang pengumuman calon presiden (Capres) 2024 yang akan didukung oleh masing-masing mereka.

"Nanti kita akan pastikan Pak Jokowi memang pasti sedang menghindar dari PDIP, karena PDIP saya kira sudah bulat tekad untuk jalan sendiri. Itu bagus juga, karena kepastian akan muncul," kata Rocky.

"Pak Jokowi nanti akan mencari penggantinya yang semoga bermutu. Dan Bu Mega akan memastikan Puan Maharani tidak boleh lewat periode sekarang," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya