Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Oligarki Sudah Ikut Mengatur Negara, Tidak Bisa Dimaklumi dan Harus Dilawan

SABTU, 28 MEI 2022 | 15:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Persoalan bangsa Indonesia pada hari ini bertumpu pada dua hal. Yaitu kepemimpinan yang tidak pro rakyat dan kerakusan oligarki yang sudah tidak bisa dimaklumi.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (28/5).

Iwan Sumule mengajak masyarakat Indonesia untuk sadar bahwa oligarki saat ini tidak sebatas merampok uang negara. Kehadiran mereka semakin merugikan rakyat banyak lantaran ikut masuk ke dalam sistem dan sendi-sendi bernegara.


“Mereka ikut mengatur negara, sementara institusi penegak hukum tak berdaya,” ujarnya.

Dengan posisi yang masuk dalam sistem tersebut, oligarki kini leluasa merampok negara. Mereka dengan mudah bisa membangkrutkan negara dan tidak peduli jika cara yang dipilih sebenarnya telah menyengsarakan rakyat.

Iwan Sumule lantas mencontohkan investasi aneh PT Telkomsel ke GOTO (Perusahaan merger Gojek dan Tokopedia) yang mencapai 370 juta dolar AS atau setara Rp 5 triliun. Aneh lantaran harga saham GOTO terus anjlok hingga 50 persen lebih sejak IPO, bahkan sudah menyentuh angka Rp 194 per lembar. Dengan kata lain, investasi yang dilakukan Telkomsel berpotensi merugi.

Selain itu, sambung Iwan Sumule, ada juga audit Badan Pemeriksa Keuangan yang mengungkap kejanggalan dalam pengadaan alat tes antigen Covid-19 di Kementerian Kesehatan pada 2021. Nilai proyeknya sebesar Rp 1,46 triliun. Disebut janggal karena proyek “dikelilingi” sembilan perusahaan dan diduga menerabas banyak aturan.

“Jadi mereka tidak pernah berhenti, ada “skandal GOTO”, “skandal antigen”, dan skandal-skandal lain yang lambat laun terungkap,” tegasnya.

Sebagai aktivis pro demokrasi, Iwan Sumule tidak ingin demokrasi sebatas seremonial belaka, yang ditandai adanya pemilihan umum. Lebih dari itu, dia sedang memperjuangkan demokrasi substantif.

Artinya, perwujudan demokrasi tidak hanya berhenti dalam pagar istana, tapi pewujuduan demokrasi hadir dalam setiap kehidupan, yakni sampai ke piring-piring rakyat.

“Oligarki tidak bisa dimaklumi lagi, harus dilawan. Kalau tidak dilawan bisa semena-mena terus dan garong terus,” tegasnya.

“Kalau mau meningkatkan kualitas demokrasi, maka pilihan kita bukan pada seremonial demokrasi 5 tahunan,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya