Berita

Presiden Joko Widodo saat menikahkan adiknya, Idayati dengan Ketua MK Anwar Usman/Net

Politik

Adhie Massardi: Kian Mustahil Ngadu ke MK Setelah Jadi Mahkamah Keluarga

SABTU, 28 MEI 2022 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernikahan adik Presiden Joko Widodo, Idayati dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dikhawatirkan akan mengganggu wewenang MK dalam mengadili uji materi UU yang dibuat pemerintah.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi yang sejak awal menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan presiden tiga periode menjadi salah satu yang mengungkapkan kekhawatirannya itu.

Baginya, MK kini sudah memiliki kepanjangan yang lain. Bukan lagi Mahkamah Konstitusi, malainkan Mahkamah Keluarga lantaran dipimpin langsung oleh adik ipar seorang presiden.


Artinya, semakin sulit bagi rakyat untuk menggugat peraturan atau UU yang dirasa bertentangan dengan UUD 1945 ke MK lantaran adanya faktor kedekatan keluarga tersebut.

“Kian mustahil bagi kita datangi MK pasca jadi Mahkamah Keluarga untuk ajukan uji materi kebijakan kakak ipar yang ngaco,” ujarnya kepada redaksi, Sabtu (28/5).

“Termasuk untuk minta kepada adik ipar di MK agar cegah perpanjangan kekuasaan until 3 (dan seterusnya) periode,” sambung deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu yang dipancarluaskan lewat akun Twitter pribadi.

Lebih lanjut, Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini heran dengan dinasti politik yang sedang dibangun Jokowi. Pasalnya, baru kali ini ada anak, menantu, dan adik ipar yang menjadi pejabat negara di saat Jokowi masih menjabat sebagai presiden.

“Setelah anak, menantu, adik, ini dinasti apa?” tanyanya heran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya