Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Pengamat: Peluang Ganjar-Andika Diusung KIB Kecil

SABTU, 28 MEI 2022 | 11:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menduetkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan Panglima TNI Jendral Andika Perkasa, dalam kontestasi Pilpres 2024, diprediksi tidak akan semulus jalan tol.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai, jika dilihat dari komposisi duet, dua nama tersebut memiliki karakteristik politik yang cukup menjual.

"Upaya menduetkan Ganjar Pranowo dengan Andika Perkasa pada Pilpres 2024 memang beralasan. Duet Ganjar-Andika memang mempunyai nilai jual. Perpaduan sipil-militer atau sebaliknya memang masih diinginkan masyarakat," ujar Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/5).


Namun menurut Jamiluddin, pasangan Ganjar-Andika bakal memiliki kendala untuk didaftarkan sebagai capres-cawapres 2024.

Sebabnya, keduanya nihil kendaraan politik, meskipun belakangan Ganjar diasosiasikan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diisi oleh Partai Golkar, PPP, dan PAN.

"Partai mana yang mau mengusung duet tersebut? Sinyalemennya  KIB akan mengusung duet Ganjar-Andika. Tapi sinyalemen itu tampaknya masih perlu diuji. Sebab, Golkar menginginkan posisi capres, atau setidaknya cawapres," tuturnya.

"Karena itu, tampaknya kecil kemungkinan KIB mengusung Ganjar-Andika," tandas Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya