Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Demokrat dan PKB Sulit Bentuk Koalisi tapi Bisa Jadi Pemain Kunci

SABTU, 28 MEI 2022 | 09:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diprediksi akan sulit untuk bersama membentuk koalisi seperti Kolaisi Indonesia Bersatu, yang digawangi Golkar, PAN, dan PPP. Ini lantaran Demokrat dan PKB sama-sama partai middle (tengah) Presidential Threshold untuk Pilpres 2024.

“Kalau kemudian Demokrat-PKB ini agak sulit. Satu sisi dua parpol ini adalah kelas menengah,” kata Direktur Eksektuf IPO, Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (28/5).

Namun begitu, Dedi menilai Demokrat dan PKB bisa menjadi kunci penentu arah koalisi antarparpol bahkan menjelang injury time Pemilu 2024.


Artinya baik Demokrat maupun PKB itu bisa menjadi pengaruh bagi situasi koalisi. Sehingga kalau mereka bersatu akan cukup sulit.

“PKB dan Demokrat itu akan lebih cocok untuk jadi penguat dari koalisi-koalisi yang sudah ada,” tuturnya.

Atas dasar itu, Dedi memprediksi Demokrat dan PKB yang walaupun sama-sama memiliki capres dari internal partainya, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, akan tetap sulit untuk bersatu.

“Sehingga mau tidak mau keduanya harus jadi mitra koalisi dari parpol yang lain,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya