Berita

Ketua Umum Mathla'ul Anwar (MA) KH Embay Mulya Syarief/Net

Politik

Dikabarkan Dukung Sandiaga Uno, Ketua Mathla'ul Anwar: Saya Diundang Tausiyah, Setelah Itu Pulang

JUMAT, 27 MEI 2022 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Mathla'ul Anwar (MA) KH Embay Mulya Syarief meluruskan kabar yang menyebutkan dia memberikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Presiden 2024.

Kabar tersebut santer tersiar setelah dia hadir dalam acara Ijtima Ulama Banten yang digelar di Kota Serang pada Rabu (25/5).

Kiai Embay membenarkan dia datang pada acara tersebut. Tetapi, kehadirannya sebatas diundang untuk memberikan tausiyah.


"Saya itu kan diundang hanya untuk memberi tausiyah. Yang datang ke sini (ke rumah) ngundang saya nganterin undangan, saya bilang jangan ada deklarasi-deklarasian. Saya bilang masih jauh," kata Kiai Embay dalam keterangannya, Jumat (27/5).

"Dan yang didukung itu kan kalau sudah definitif menjadi calon yang sudah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Ternyata ada acara (deklarasi) itu. Saya juga kan gak sampai selesai. Habis ngasih tausiyah ya saya pulang," imbunya menerangkan.

Embay mengungkapkan saat memberikan tausiyah, yang dia disampaikan adalah ajakan agar menciptakan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang teduh, sejuk, dan aman.

"Dalam video saya juga begitu. Ini kan dalam rangka Pilpres 2024, jangan sampai seperti 2019 nanti panas. Kita bikin Pilpres 2024 itu teduh sejuk aman, saya bilang begitu (dalam tausyiah)," tuturnya.

Menanggapi ramainya pemberitaan dirinya mendukung Sandiaga Uno, Embay dengan tegas mengatakan tidak pernah memberikan dukungan dalam acara tersebut.

"Saya nggak ngerasa dukung siapa. Saya diundang untuk ngasi tausiyah. Dan tausiyah itu kan memang kewajiban saya untuk memberikan pemahaman agar pilpres itu jangan sampai ribut kaya gitu," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya