Berita

Anggota Komisi I DPR RI Slamet Ariyadi/Net

Politik

Legislator PAN: Perkembangan Era Digital Harus jadi Momentum Promosikan Budaya Indonesia

JUMAT, 27 MEI 2022 | 20:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Melakukan promosi budaya Indonesia ke kancah global adalah tugas bersama setiap warga negara. Apalagi, perkembangan era digital membuat kegiatan promosi bukanlah satu hal yang sulit dilakukan.

Begitu dipaparkan anggota Komisi I DPR RI Slamet Ariyadi dalam Webinar Ngobrol Bareng Legislator, bertema "Promosi Budaya Indonesia Melalui Media Digital", yang diselenggarakan DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jumat (27/5).

Kunci keberhasilan promosi, kata Slamet, sebelum mempromosikan penting bagi warga negara untuk paham betul akan budaya Indonesia terlebih dahulu.


“Sebelum mempromosikan, kita harus paham betul budaya yang ada, kita eksplor terlebih dahulu. Sehingga kita bisa kemas dan unggah melalui berbagai kanal media digital yang ada saat ini," ujar Slamet.

Kata legislator Partai Amanat NAsional (PAN) ini, media digital merupakan sarana yang digunakan orang untuk memberikan dan menerima informasi melalui berbagai platform digital. Dengan adanya media digital ini promosi budaya Indonesia akan lebih terjangkau luas.

Pasalnya, lanjut politisi asal Madura ini, salah satu kelebihan media digital adalah tidak adanya batasan antara ruang dan waktu> Sehingga, setiao orang bisa dengan mudah menggunakan di mana saja, kapan saja, dan dapat menjangkau seluruh wilayah bahkan mancanegara.

Dia pun berpesan, kepada warga negara khususnya generasi muda atau milenial, untuk memanfaatkan media digital dalam mempromosikan budaya Indonesia.

“Mari kita kembangkan dan promosikan budaya-budaya Indonesia, manfaatkan momentum perkembangan digital hari ini dengan mempromosikan budaya-budaya di Indonesia," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya