Berita

Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di Lapangan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jumat (27/5)/RMOL

Politik

Soal Banjir Rob Jateng, Begini Peringatan Megawati untuk Ganjar

JUMAT, 27 MEI 2022 | 18:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDI Pejuangan Megawati Soekarnoputri berpesan kepada Gubenur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terkait situasi di Jateng terkini yakni soal adanya banjir rob di wilayah Semarang.

Megawati minta Ganjar proaktif menjalin kerja sama internasional dalam menghadapi global warming. Pasalnya, banjir rob merupakan salah satu fenomena alam yang antara lain disebabkan akibat naiknya permukaan air laut akibat global warming.  

“Sehingga Ibu Mega mengingatkan seluruh kepala daerah PDIP wajib menaruh perhatian terhadap dampak global warming tersebut,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Lapangan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jumat sore (27/5).


Hasto menambahkan, tidak hanya Ganjar, pihaknya juga diminta untuk proaktif dalam mencegah dampak-dampak dari global warming. Itulah mengapa di beberapa kegiatan PDIP selalu sarat dengan pesan-pesan ekologi.

“Namanya banjir rob itu Ibu mengingatkan hari ini dalam pidato PBB dalam mitigasi bencana akibat global warming akibat kenaikan muka air laut itu sangat nyata dan akan diikuti oleh kerawanan pangan,” katanya.

“Kita harus bekerjasama dengan seluruh kekuatan internasional menghadapi global warming. Ketidakpastian iklim yang kemudian munculnya bencana baru akibat kerusakan ekologi yang sangat parah,” demikian Hasto.

Banjir rob setinggi 1,5 meter merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dan sebagian wilayah Kota Semarang sejak Senin (23/5). Tak hanya itu, banjir rob juga merendam belasan kabupaten kota di pesisir pantai utara Jawa Tengah.

Data BPBD Jawa Tengah per Selasa (24/5), pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 13 daerah di Jawa Tengah dilanda banjir rob sejak Senin kemarin, (23/5).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya