Berita

Menteri Kooridnator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Publik Puas dengan Kinerja Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19, Pengamat: Bukti Nyata Kerja Airlangga Hartarto

JUMAT, 27 MEI 2022 | 16:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepuasaan masyarakat yang meningkat kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo, akibat pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19, merupakan bukti kerja nyata Menteri Kooridnator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Begitu pendapat pengamat politik Ziyad Falahi, menanggapi hasil survei terbaru Panel Survey Indonesia (PSI) pada 6 sampai 20 Mei 2022 terhadap 2.160 responden di 34 provinsi di Indonesia.

Ziyad menjelaskan, hasil survei tersebut telah menunjukkan sebanyak 83,3 persen publik puas dengan kinerja pemerintah dalam pemulihan dan penanganan perekonomian nasional yang terimbas pandemi Covid-19.


"Kerjanya terbukti nyata pada Airlangga," ujar Ziyad dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (27/5).

Menurut Ziyad, kerja-kerja nyata yang telah dilakukan Airlangga bisa menjadi daya tarik politik dan modal maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Di mata milennial saat ini pemimpin dinilai berdasarkan pada looking the truth from the fact (mencari kebenaran dari sebuah fakta)," kata Ziyad.

"Nah, hal itu semua ada pada Airlangga saat ini dibanding tokoh bakal capres lainnya," tuturnya.

Maka dari itu, Ziyad berpendapat, bahwa figur Airlangga tak bisa lagi dianggap remen oleh lawan-lawan politiknya.

Karena melalui kerja-kerja kementerian yang terbukti dicapai, Ziyad meyakini Ketua Umum Partai Golkar itu bisa merangkul semua golongan masyarakat.

"Dia mampu menarik perhatian kaum ibu-ibu rumah tangga, kaum muda milenial, dan kaum yang berpendidikan rendah hingga tinggi, sebagaimana yang dipraktekkan oleh Presiden Obama dan SBY," demikian Ziyad.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya