Berita

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei PSI: Airlangga Hartarto, Menteri Paling Diminati Jadi Presiden 2024

JUMAT, 27 MEI 2022 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto paling diminati di antara para menteri lain yang berminat dan berencana maju pada Pilpres 2024.

Dalam survei yang dirilis Panel Surya Indonesia, Airlangga lebih dipilih ketimbang  Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Koordinator Panel Surya Indonesia (PSI), Permadi Yuswiryanto mengurai bahwa mayoritas responden atau sebesar 40,8 persen memilih Menko Airlangga. Sementara Menhan Prabowo membuntuti dengan 32,2 persen, disusul Sandiaga dengan 7,7 persen dan Erick Thohir sebesar 2,7 persen.


“Yang tidak memilih sebanyak 16,5 persen," ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/5).

Pertanyaan survei lantas berlanjut pada pemetaan preferensi politik masyarakat   terhadap sosok tokoh yang akan dipilih jika pemilihan presiden digelar pada hari ini.

Jawaban mayorita bertumpu pada sosok Airlangga dengan persentase 19,9 persen. Selanjutnya adalah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (14,3 persen) , Prabowo Subianto (9,6 persen), Ganjar Pranowo (9,2 persen), Sri Mulyani (5,7 persen), Anies Baswedan (3,7 persen).

Selanjutnya ada Khofifah Indarparawansa (3,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3,2 persen) Puan Maharani (2,2 persen), Ridwan Kamil (1,8 persen), Muhaimin Iskandar )1,7 persen), Sandiaga Uno (1,4 persen), dan Erick Thohir (0,8 persen). Sementara yang tidak memilih sebanyak 22,9 persen,” ucapnya.

Permadi Yuswiryanto menekankan bahwa peningkatan elektabilitas Airlangga dinilai mempunyau andil kuat dalam mengangkat nama Partai Golkar. Sebab hasil survei nasional pemetaan preferensi politik pada masyarakat terhadap parpol jelang Pemilu Serentak 2024 menghasilkan hanya tujuh partai politik yang memiliki tingkat elektabilitas berada di atas 4 persen.

Partai Golkar berada di puncak dengan 16,9 persen. Kemudian disusul PDIP 16,2 persen, Gerindra 16,1 persen, Nasdem 6,4 persen,  PKS 5,6 persen, Demokrat 5,2 persen, dan PKB 4,7 persen.

Adapun PAN, PPP dan partai lainnya berada di bawah 4 persen.

Survei digelar pada rentan 6 hingga 20 Mei 2022 melalui wawancara via telepon. Survei melibatkan 2160  responden di seluruh Indonesia dengan menggunakan metode simple random sampling. Margin of error sebesar 2,11 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya