Berita

Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Putra Mahkota Jokowi, Begini Skenario 3 Capres 2024 Versi Andi Yusran

KAMIS, 26 MEI 2022 | 18:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang diprediksi akan mempertarungkan 3 pasang calon. Mereka yang dimungkinkan bertarung adalah Prabowo-Puan Maharani, Ganjar Pranowo-Erick Thohir dan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Demikian analisa yang disampaikan Direktur Eksekutif Lanskap Politik Indonesia (LPI) Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5).

Menurut Andi, pasangan Prabowo-Puan bisa dipastikan akan terwujud. Argumentasi Andi, Puan paling mungkin hanya bisa berpasangan dengan Prabowo yang saat ini masih memiliki elektabilitas mumpuni.


Analisa Andi, Ganjar-Erick memungkinkan jadi pasangan karena Gubernur Jawa Tengah dua periode itu adalah putra mahkota Presiden Joko Widodo. Sedangkan Erick Thohir, selama ini telah menjadi tangan kanan Jokowi.

 "Pembentukan poros koalisi Indonesia bersatu adalah desain Jokowi-Luhut untuk dipersiapkan sebagai kendaraan politik Ganjar Erick menuju Pilpres 2024," demikian pandangan Andi Yusran.

Sementara kandidat ketiga yakni Anies-AHY. Andi menjelaskan Anis di berbagai hasil survei memiliki elektabilitasnya yang tinggi. Dua partai yang akan total mendukungnya adalah PKS dan Nasdem.

Untuk memenuhi ambang batas, Andi memprediksi, Partai Demokratlah yang akan diajak bergabung dengan mendaulat ketua umumnya sebagai pendamping Anies.

"Kedua partai ini masih butuh partai untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden dan itu paling mungkin dimiliki oleh AHY dengan Demokrat," pungkas Andi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya