Berita

Rudal anti-tank Spike/Net

Dunia

Tolak Permintaan AS, Israel Tak Izinkan Jerman Pasok Rudal Spike ke Ukraina

KAMIS, 26 MEI 2022 | 11:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel telah menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan Jerman memasok Ukraina dengan rudal anti-tank Spike.

Rudal Spike sendiri produksi di Jerman dengan teknologi Israel di bawah lisensi Israel. Dengan adanya lisensi tersebut, maka Jerman harus meminta izin Israel sebelum memasok ke Ukraina.

Dari laporan Axios pada Kamis (26/5), Wakil Menteri Pertahanan AS, Colin Kahl, telah meminta pejabat tinggi Kementerian Pertahanan Israel, Amir Eshel, terkait izin memasok Ukraina dua pekan lalu.


Namun Eshel menolak pemintaan tersebut. Ia mengatakan kepada Kahl bahwa Israel hanya akan memasok Ukraina dengan peralatan militer yang tidak mematikan.

Sementara itu, seorang pejabat senior Israel mengatakan Israel khawatir tentara Rusia akan dibunuh oleh senjata buatan Israel, yang dapat menyebabkan Rusia merugikan kepentingan keamanan Israel di Suriah.

Axios menyebut, masalah pasokan senjata adalah salah satu perbedaan kebijakan terakhir antara AS dan Israel dalam hal perang.

Di bawah tekanan dari pemerintahan Joe Biden, Israel telah menyesuaikan kebijakannya terhadap Moskow dan secara bertahap mengambil posisi yang lebih pro-Ukraina daripada ketika Rusia memulai invasinya. Tapi sejauh ini belum memasok persenjataan canggih ke Ukraina.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya