Berita

Anggota Panja Honorer Nakes dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) non-Aparatur Sipil Negara (ASN) Komisi IX DPR, Putih Sari/Net

Politik

Terlalu Banyak Honorer, Putih Sari Minta Roadmap Perekrutan Nakes Segera Disusun

RABU, 25 MEI 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Roadmap pengangkatan honorer tenaga kesehatan (Nakes) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) perlu segera disusun pemerintah.

Hal itu ditegaskan anggota Panja Honorer Nakes dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) non-Aparatur Sipil Negara (ASN) Komisi IX DPR, Putih Sari karena menilai nakes yang belum berstatus PPPK jumlahnya terlalu banyak.

Maka, perekrutan perlu dibuat beberapa tahap dengan roadmap yang jelas.


"Infonya, beberapa daerah justru fasilitas kesehatannya diisi mayoritas nakes honorer. Segera disusun roadmap yang jelas untuk pemenuhan ini karena pasti berat jika harus dipaksakan tahun depan selesai," kata Putih Sari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/5).

Rencananya, pemerintah akan mengangkat honorer menjadi PPPL tahun ini dan tahun depan seiring berlakunya aturan penghentian rekrutmen pegawai honorer di tahun 2023.

Karenanya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengapresiasi langkah pemerintah.

"Saya kira maksud pemerintah ini baik untuk mengakomodir tenaga kesehatan honorer menjadi PPPK. Mereka banyak yang sudah mengabdi bertahun-tahun dengan beban kerja berat, apalagi ikut berjasa dalam pengendalian pandemi Covid-19," lanjutnya.

Selain roadmap, sistem rekrutmen pengangkatan nakes honorer menjadi PPPK itu harus memperhatikan pendataan.

Tak hanya itu, banyak nakes honorer mengeluhkan tidak transparannya informasi perekrutan PPPK di daerah, terutama masalah pendataan dan tidak bisa mengakses data kepegawaian di daerah.

Untuk itu, Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) Gerindra Komisi IX DPR akan membahas bersama Kemendagri dan asosiasi pemerintah daerah.

"Secepatnya Komisi IX DPR RI akan mengkoordinasikan dengan Kemendagri dan berkomunikasi dengan Asosiasi Pemerintah Daerah dalam rapat Panja," tutup Putih Sari.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya