Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Ngotot Capreskan Cak Imin, PKB Pede Bentuk Poros Sendiri

RABU, 25 MEI 2022 | 17:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ingin membentuk poros koalisi baru untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Sebab, pemilu kali ini merupakan arena pertarungan yang baru.  

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Rabu (25/5).

"PKB ingin memimpin poroslah, jangan ikut terus, tetapi kita harus sadar diri, kecuali kita bergabung dengan PKS, PAN, PPP, nah itu kan hampir satu rumpun," kata Jazilul.


Jazilul mengamini bahwa partai-partai islam terpecah, dalam hal ini PAN dan PPP sudah membuat koalisi baru dengan Partai Golkar, yakni Koalisi Indonesia Bersatu beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Jazilul menyebut PKB masih sangat mungkin untuk membuat poros baru. Apalagi PKB berniat memajukan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai capres.

"Jadi PKB ingin memimpin poros itu, apalagi kalau PKB sudah jelas capresnya sudah ada Pak Muhaimin, jadi enggak usah repot-repot diukur dari situ," kata Jazilul.

Ia menambahkan, apabila membaca peta Pilpres 2024 dan dilihat dari representasi ketua umum parpol, elektoral yang paling tinggi saat ini baru ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

"Baru setelah itu Pak AHY, baru itu Pak Muhaimin. Jadi kita ada di slot ketum-ketum partai yang sebenarnya secara elektoral mampu, jadi bukan omong kosong apa yang disampaikan Pak Muhaimin itu," demikian Jazilul.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya