Berita

Tim Jihandak Brimob Polda Jabar saat memeriksa bungkusan yang sempat diduga sebagai sebuah bom/Ist

Nusantara

Bikin Heboh Warga Antapani Bandung, Bungkusan Diduga Bom Ternyata Baterai Motor Bekas

SELASA, 24 MEI 2022 | 17:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Antapani Kota Bandung, khususnya yang berada di sekitaran Jalan Kuningan, dihebohkan oleh keberadaan sebuah benda misterius yang terbungkus dalam kantong plastik. Untaian kabel yang terlihat dari bungkusan tersebut membuat warga menduganya sebagai sebuah bom.

Alhasil, Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jabar pun diturunkan atas laporan adanya dugaan bom di Jalan Kuningan 4, Kecamatan Antapani, Kota Bandung tersebut.

Kapolsek Antapani, Kompol Asep mengatakan, benda yang diduga bom tersebut terbungkus kantong plastik. Dari hasil pemeriksaan tim Jihandak, benda tersebut bukanlah bom, melainkan sebuah baterai motor.


"Yang ditemukan oleh pihak Jihandak atau Jibom Polda Jabar, tidak ada sama sekali bahan peledak, hanya ada aki motor bekas dan kabel dibungkus kresek," katanya di lokasi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (24/5).

"Jadi setelah dicek itu ternyata hanya aki bekas yang ada kabelnya, kemudian nyambung ke bekas kipas komputer yang kecil. Jadi sudah dipastikan bukan bom," imbuhnya.

Asep menambahkan, laporan dugaan bom ini berasal dari seorang warga yang melintas dan melihat sebuah kantong plastik dengan untaian kabel di Jl. Kuningan, Kecamatan Antapani. Merespons hal itu, Polsek Antapani beserta tim Jihandak langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

"Tadi warga hanya melaporkan ada bungkusan kresek ada kabel," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua RT 01 di kawasan tersebut, Erwan menuturkan, peristiwan ini berawal dari warga yang melaporkan barang tersebut. Dia kemudian mengecek dan menemukan ada dua barang yang tersambung kabel.

"Ada yang laporan ke RT, terus dari RW lapor ke kelurahan. Kelurahan yang lapor ke polisi. Memang kelihatan ada kabel. Ada satu plastik dan ada satu kantung kecil. Kedua barang tersambung kabel makanya kita lapor," jelas Erwan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya