Berita

Poster Shireen Abu Akleh/Net

Dunia

Kirim Bukti, Palestina Desak ICC Selidiki Pembunuhan Jurnalis Shireen Abu Akleh

SELASA, 24 MEI 2022 | 10:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Palestina secara resmi telah meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki pembunuhan jurnalis veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan pihaknya telah mengumpulkan bukti dan menyerahkannya kepada ICC bersama bukti kejahatan Israel lainnya.

"Kami telah mendokumentasikan (kejahatan) dan menyerahkan file tentang itu ke jaksa ICC bersama dengan pelanggaran Israel lainnya," kata al-Maliki kepada Anadolu Agency pada Senin (23/5).


ICC juga telah diminta untuk menambahkan kematian Abu Akleh sebagai salah satu kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap arga Palestina, serta mendorong penyelidikan dan pertanggungjawaban resmi dari Israel.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, Mustafa Barghouti mengatakan ICC melakukan standar ganda dalam menangani kasus-kasus yang diajukan warga Palestina.

"Kami telah memberikan informasi selama 13 tahun terakhir, tetapi penyelidikan belum dimulai. Dan dalam waktu kurang dari dua bulan, ICC telah mengirim 42 penyelidik ke Ukraina," ujarnya.

Barghouti mengatakan bahwa ada kebutuhan akan tekanan internasional yang kuat terhadap ICC untuk memulai pekerjaannya dan menyelidiki kejahatan, termasuk kejahatan pembunuhan Shireen Abu Akleh.

Abu Akleh tewas ketika sedang meliput serangan Israel di dekat kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat pada 11 Mei lalu. Saksi mata menyebut Abu Akleh meninggal akibat ditembak di bagian kepala oleh pasukan Israel.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya