Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin Sedang Menghibur Diri Sendiri di Tengah Situasi Serba Sulit

SELASA, 24 MEI 2022 | 09:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kesediaan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu dengan syarat harus dijadikan calon presiden tak perlu ditanggapi serius.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam memandang posisi Cak Imin saat ini dalam kondisi serba sulit.

"Saya kira pernyataan tersebut hanya sebuah gurauan di tengah situasi Cak Imin serba sulit," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/5).


Cak Imin, kata dia, seperti sedang menghibur dirinya lantaran dalam beberapa hasil survei selalu berada di paling bawah, bahkan terkadang tidak masuk dalam radar.

"Selain itu apabila melihat hubungan Cak Imin dengan NU yang akhir-akhir ini dapat dikatakan kurang mesra, maka semakin menyulitkan PKB di tahun-tahun politik ke depan," kata Saiful.

Belum lagi soal kasus korupsi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi (PPIDT) di Papua pada 2011 atau dikenal dengan kasus kardus durian yang diduga turut menyeret Cak Imin kembali diungkit.

"Kalau dikalkulasi secara matang, tidak mungkin Koalisi Indonesia Bersatu begitu saja memberikan tiket capres kepada Cak Imin. Terlebih koalisi ini ada parpol yang lebih besar dari PKB (Golkar), maka tidak mungkin akan begitu saja memberikan tiket capres kepada Cak Imin," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya