Berita

Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet /Net

Dunia

Pantau HAM di Xinjiang, Michelle Bachelet Mulai Perjalanan ke China

SENIN, 23 MEI 2022 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet memulai kunjungannya ke China untuk melihat cacatan HAM di negeri tirai bambu itu, termasuk Xinjiang,

Bachelet memulai perjalanan enam harinya pada Senin (23/5). Itu adalah pertama kalinya ia mengunjungi China sejak menjabat pada 2005.

"Tujuan kunjungannya benar-benar berfokus pada dialog denga pihak berwenang China tentang berbagai masalah HAM domestik, regional, dan global," kata kantor Bachelet, seperti dikutip Reuters.


Selama di China, Bachelet juga akan mengunjungi Xinjiang, rumah bagi minoritas Uighur yang diyakini telah ditahan, dianiaya, dan alami kerja paksa.

Sementara China telah berulang kali membantah adanya perlakuan buruk terhadap warga Uighur.

Kunjungan ke China dilakukan oleh Bachelet setelah ia berusaha lama mendapatkan akses tanpa batas ke Xinjiang dari Beijing. China sendiri mengatakan kunjungan itu tidak boleh didasarkan pada praduga bersalah.

Tidak jelas berapa banyak akses yang akan diberikan Bachelet untuk kunjungan kali ini.

Pengawasan internasional terhadap tindakan pemerintah di Xinjiang meningkat pada tahun 2018, setelah PBB mengatakan 1 juta orang Uighur ditahan di kamp interniran.

China awalnya menyangkal keberadaan kamp tersebut, dengan menyebutnya sebagai pusat pelatihan kejuruan.

Partai Komunis yang berkuasa ateis mengatakan pusat-pusat seperti itu diperlukan untuk mengekang "Tiga Kekuatan", yaitu terorisme, separatisme dan radikalisme di Xinjiang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya