Berita

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Disarankan Tiru SBY, Jokowi Harusnya Netral di Pilpres 2024 dan Memilih Sikap Negarawan

MINGGU, 22 MEI 2022 | 21:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam menyikapi dinamika dukung mendukung calon presiden tahun 2024 mendatang, Joko Widodo disarankan bisa bersikap netral seperti yang dilakukan oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Demikian disampaikan Pengamat politik Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL,  Minggu (22/5).

Menurut Jamiludin, pernyataan Joko Widodo di Rakernya Projo yang menyiratkan dukungan pada Ganjar Pranowo bermakna ganda. Selain itu, PDI Perjuangan sebagai partai pendukungnya selama dua periode ini pasti akan terganggu dengan apa yang diutarakan Jokowi.


Dalam pandangan Jamiludin, seharusnya Jokowi tidak perlu menyampaikan pernyataan yang bermuatan politik. Apalagi sampai menunjukkan sikap dukungan politik kepada orang yang jelas-jelas belum direstui oleh partai asalnya PDIP.

"Presiden harus mengayomi dan independen bagi semua elemen masyarakat. Hal itu dapat dilakukannya bila ia tidak mendukung salah satu Capres,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/5).

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan sikap demikian sudah pernah dilakukan oleh SBY saat jelang Pilpres 2014. Presiden dua periode 2004-2014 itu lebih memilih netral tanpa mendukung Jokowi atau Prabowo Subianto.

"Jokowi akan diuji, apakah ia hanya sosok politisi atau negarawan? Kalau ia politisi, tentu ia akan mendukung salah seorang Capres. Sebaliknya, bila ia negarawan, tentu ia akan memilih netral,” demikian Jamiluddin.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya