Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Babak Belur Kena Lockdown China, Apple Mulai Beralih ke India dan Vietnam

MINGGU, 22 MEI 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Raksasa teknologi Amerika, Apple Inc berencana untuk meningkatkan produksinya di luar China. Itu lantaran perusahaan tersebut cukup terpukul akibat pembatasan ketat Zero-Covid yang diberlakukan Beijing.

Wall Street Journal memuat, Apple tampaknya sudah memilih India dan Vietnam sebagai opsi alternatif dari China.

Langkah Apple ini diperkirakan akan mempengaruhi perusahaan Barat lainnya untuk mengurangi ketergantungan pada China untuk manufaktur.


Menurut analis, lebih dari 90 persen produk Apple termasuk iPhone, iPad, dan laptop MacBook diproduksi di China oleh kontraktor luar.

"Rantai pasokan kami benar-benar global, sehingga produk dibuat di mana-mana. Kami terus berupaya mengoptimalkan," ujar CEO Apple, Tim Cook.

Pusat ekonomi China, Shanghai, dan kota-kota lainnya telah memberlakukan lockdown sebagai bagian dari kebijakan Zero-Covid. Tetapi kebijakan tersebut mengganggu rantai pasokan bagi banyak perusahaan Barat.

Pada April, Apple memperingatkan bahwa kebangkitan Covid-19 akan menghambat penjualan sebanyak 8 miliar dolar AS pada kuartal saat ini.

Apple dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan beberapa pemasok yang ada tentang ekspansi di India, termasuk produksi untuk ekspor.

Tahun lalu, India membuat 3,1 persen iPhone dunia, dan proporsinya diperkirakan meningkat menjadi 6 persen hingga 7 persen tahun ini.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya