Berita

Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025, Prof Azyumardi Azra/Repro

Politik

Pimpin Dewan Pers, Prof Azyumardi Tegaskan Pers Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah

SABTU, 21 MEI 2022 | 09:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pers sebagai salah satu pilar demokrasi, sedianya tetap menjadi critical partner atau mitra kritis dalam rangka memastikan keberlangsung demokratisasi di Tanah Air berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk itu, Dewan Pers memastikan akan tetap menjadi mitra pemerintah. Demikian disampaiakan Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025, Prof Azyumardi Azra dikutip dari kanal YouTube FNN Network, Sabtu (21/5).   

“Jadi, apa yang baik harus kita berikan apresiasi, tapi juga yang menurut kita melenceng atau tidak pada tempatnya harus kita kritik,” kata Azyumardi Azra.


Azyumardi Azra yang selalu vokal terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai bertentangan dengan demokrasi dan merugikan rakyat itu memastikan bahwa pihaknya tidak akan “melempem” setelah didapuk sebagai Ketua Dewan Pers.

“Saya kira enggak juga ya (akan melempem tidak lagi kritis ke pemerintah setelah jadi Ketua Dewan Pers),” tegasnya.

Ia justru memastikan Dewan Pers menjadi mitra kritis pemerintah dalam rangka membangun demokrasi di Indonesia yang belakangan mengalami kemunduran.  

“Memang saya lihat dalam visi misi Dewan Pers ada yang kurang di situ, bahwa Dewan Pers itu menjadi mitra kritis (pemerintah) itu tidak ada. Hanya dikatakan menjadi pemersatu bangsa, iya saya setuju itu," jelasnya.

Selain menjadi mitra kritis pemerintah, Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menyebut, Dewan Pers memiliki tanggung jawab menjaga kohesi sosial, terutama di tahun-tahun politik menjelang Pemilu 2024.

“Karena menjelang 2024 ini sudah banyak sekali friksi-friksi, para aspiran politik untuk menjadi capres atau cawapres. Saya kira pada waktunya meningkatkan suhu politik sehingga bisa memecah belah masyarakat kita. Jadi di sini peran dari pers terutama dengan dewan pers untuk menjaga kohesi sosial itu,” katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya