Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menjawab pertanyaan wartawan usai Pembukaan Konferensi Besar (Konbes) PBNU Tahun 2022 di Hotel Yuan Garden Jakarta Pusat, Jumat malam (20/5)/RMOL

Nusantara

Ketum PBNU Uraikan Dua Fokus Utama Konbes NU Tahun 2022

SABTU, 21 MEI 2022 | 02:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar acara Konferensi Besar (Konbes) Tahun 2022 di Hotel Yuan Garden, Kawasan Jakarta Pusat pada Jumat malam nanti hingga Sabtu (21/5).

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengurai dua hal yang menjadi fokus utama pembahasan dalam Konbes PBNU yang mengusung tema besar “Penguatan Landasan Jamiyah untuk Optimalisasi Khidmah” itu.

“Dua hal saja. Pertama, kita akan bahas soal peraturan perkumpulan yang cukup lengkap untuk menata eksekusi dari agenda-agenda yang telah kita rencanakan,” kata Gus Yahya kepada wartawan usai acara Pembukaan Konferensi Besar (Konbes) PBNU Tahun 2022 di Hotel Yuan Garden Jakarta Pusat, Jumat malam (20/5).


Kedua, kata Gus Yahya, dalam Konbes PBNU Tahun 2022 akan dibahas sistem pelatihan kader Jamiyah Nahdlatul Ulama.  

“Jadi, kita bangun sebagai satu format baru yang kita harapkan akan menghasilkan kader-kader dengan kualifikasi yang lebih baik dari sebelumnya,” demikian Gus Yahya.

Gus Yahya berharap, melalui penyempurnaan tersebut akan dapat membuat seluruh rencana dan kegiatan NU ke depannya bisa berjalan dengan lebih efisien dan efektif.

“Kita butuh keputusan tentang dua hal ini sistem pelatihan kader dan peraturan perkumpulan yang sesuai, karena ini kita butuhkan untuk mengeksekusi agenda agenda yang sudah kita canangkan,” tuturnya.

Dalam pidatonya di pembukaan Konbes PBNU, Gus Yahya mengapresiasi seluruh kinerja jajaran PBNU selama empat bulan terakhir pasca pelaksanaan Muktamar NU di Lampung beberapa waktu lalu.

Menurutnya, NU telah berakselerasi secara cepat dan menjadi hikmah yang belum pernah terjadi di sepanjang sejarah NU.

"Saya katakan bahwa 4 bulan yang sudah kita lalui sejak selesainya muktamar yang lalu adalah 4 bulan akselerasi, hikmah yang belum pernah terjadi di dalam Nahdlatul Ulama sepanjang sejarah," katanya.

"Saya sampai mengibaratkan bahwa kalender di PBNU sudah tidak ada nama hari maupun angkanya. Yang kita tahu hanya matahari terbit dan matahari tenggelam. Karena hari demi hari tidak pernah sepi dari pekerjaan yang harus dilaksanakan," tambah Gus Yahya.

Turut hadir dalam acara Konbes NU Tahun 2022 itu antara lain Mustasyar Nahdlatul Ulama KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, Rais Aam PBNU Miftahul Achyar, Puteri KH Abdurrachman Wahid atau Gus Dur Alissa Wahid, dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Kemudian, Menkominfo Johnny Plate, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa, serta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama se-Indonesia.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya