Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan/Net

Presisi

Polisi Belum Kantongi Surat Pemberitahuan PA 212 Unjuk Rasa di Kedubes Singapura

KAMIS, 19 MEI 2022 | 21:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Polda Metro Jaya mengakui hingga saat ini belum menerima surat pemberitahuan dari PA 212 yang berencana menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Singapura, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Aksi unjuk rasa ini buntut dari larangan Ustaz Abdul Somad atau UAS masuk ke negeri Singa.

"Belum, kita belum ada pemberitahuan terhadap itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (19/5).

Bila nantinya pihak PA 212 telah mengirimkan surat pemberitahuan maka tidak menutup kemungkinan pihak kepolisian akan mengawal unjuk rasa.

Tentu, pemberitahuan itu harus terlebih dahulu dikirimkan sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Undang No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Setiap orang yang berunjuk rasa menyampaikan pendapat di muka umum sesuai amanat Undang-Undang No 9 Tahun 1998 kan ya untuk memberitahukan kepada kepolisian menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu," kata Zulpan.

Seperti diketahui, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212, Novel Bamukmin, menanggapi peristiwa dideportasinya UAS oleh pihak Imigrasi Singapura di Pelabuhan Tanah Merah pada Senin kemarin (16/5).

"Jelas apa yang dilakukan Singapura telah melakukan penghinaan terhadap ulama kami dengan alasan ajaran ektremis dan ini jelas mengada-ada," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/5).

Menurutnya, persoalan yang dialami oleh UAS merupakan persoalan yang sensitif. Sehingga, pemerintah harus hadir membela warganya.

"Atau kalau tidak, kami bisa akan turun ke jalan ke depan Kedubes Singapura untuk memberikan peringatan kepada Singapura jangan coba-coba menghinakan ulama kami, dan segera Singapura harus meminta maaf kepada umat Islam Indonesia," kata Novel.

Populer

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Connie Bakrie: Jokowi Kunjungi Rusia dan Ukraina karena Paham Perang Kedua Negara Sudah Tidak Jelas

Kamis, 30 Juni 2022 | 15:00

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

KAMI Sampaikan Aspirasi Makzulkan Jokowi, Begini Jawaban LaNyalla

Selasa, 28 Juni 2022 | 21:09

UPDATE

Dibombardir Rudal Rusia, 19 Orang di Odesa Meninggal Dunia

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:42

Mensesneg Pratikno jadi Inspektur Upacara Pemakanan Tjahjo Kumolo

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:38

Pejabat Kanim Jember dan Pati Terlibat Skandal Narkoba, Program Kemenkumham Lip Service?

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:25

Jenazah Tjahjo Kumolo Tiba di TMP Kalibata

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:21

Kasus Aktif Covid-19 Hari Ini Naik 125, Pasien Sembuh Nyaris Melampaui Pasien Baru

Jumat, 01 Juli 2022 | 17:15

Dihitung Boris Johnson, Putin Sudah 35 Kali Ancam Pakai Senjata Nuklir

Jumat, 01 Juli 2022 | 16:57

Tjahjo Kumolo di Mata Jusuf Kalla

Jumat, 01 Juli 2022 | 16:51

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo Dicecar KPK Soal Pengajuan Banprov Jawa Timur

Jumat, 01 Juli 2022 | 16:47

Dihadiri Pemimpin Tertinggi Taliban, Loya Jirga Afghanistan Tak Ikutkan Perempuan

Jumat, 01 Juli 2022 | 16:36

Pejabat Tinggi Negara Berdatangan Antarkan Pemakaman Tjahjo Kumolo di TMP Kalibata

Jumat, 01 Juli 2022 | 16:31

Selengkapnya