Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/Net

Politik

2 Bulan Jelang Tahapan Pemilu 2024, Bawaslu Kebut Perbaiki Program Pengawasan hingga Reformasi Birokrasi

KAMIS, 19 MEI 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jika tak ada aral melintang, tahapan Pemilu Serentak 2024 bakal dimulai pada Juli tahun ini. Dalam waktu yang tersisa dua bulan ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus mengejar sejumlah langkah perbaikan.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menerangkan, pihaknya saat ini sedang mengejar langkah perbaikan dari sisi sistem pengawasan yang akan dilakukan pada 2024 nanti.

"Sedang merevisi lagi beberapa program tentang pengawasan di masa kampanye, masa tenang, dan sebelum masa kampanye akan dimulai," ujar Bagja dalam acara Executive Briefing Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu yang diselenggarakan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/5).


Dalam konteks perbaikan sistem pengawasan, hal pertama yang dilakukan Bawaslu adalah memperbaiki sistem pelaporan terhadap adanya dugaan-dugaan pelanggaran administratif dan hukum pidana yang ada di internal kelembagaan.

Selain itu, Bagja juga memastikan langkah perbaikan turut dilakukan dalam hal reformasi birokrasi, guna mendukung perbaikan di sistem pengawasan.

"Sekarang ini sudah hampir selesai, dan juga lagi ke wilayah terintegritas yang sedang kami lakukan di Bawaslu," imbuhnya memaparkan.

Yang tak kalah penting, lanjut Bagja, adalah langkah perbaikan sistem penanganan pelanggaran yang ditrasformasikan ke dalam bentuk digital.

"Kami sebut sebagai 'Sigap Lapor'. Jadi jika ada teman-teman yang menemukan entah itu masa kampanye terjadi adanya praktik-praktik politik uang, maka Bawaslu akan juga mau menjelaskan beberapa kasus perkaranya dan menejaskan perkara itu sudah sampai mana atau juga bagaimana," paparnya.

"Ini menjadi komitmen kami pada Pemilu tahun 2024 yang akan datang, kemudian ditambah persiapan mengenai pembenahan, pembenahan pencegahan di badan pengawas Pemilu," demikian Bagja.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya