Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Tidak Percaya pada Putin, Mantan Presiden Ukraina Khawatirkan Nasib Tentara yang Dievakuasi dari Azovstal

KAMIS, 19 MEI 2022 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ungkapan keprihatinan disampaikan mantan presiden Ukraina Petro Poroshenko atas nasib tentara Ukraina yang dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di kota timur Mariupol, dengan mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin seharusnya tidak pernah dipercaya.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan para pejuang telah dibawa ke daerah-daerah di bawah kendali pasukan Rusia atau pemberontak pro-Rusia dan akan ditukar di kemudian hari dengan tahanan Rusia.

Berbicara kepada France 24 dari Kyiv, Poroshenko memuji para pejuang sebagai pahlawan, dan mengatakan pengalamannya dalam berurusan dengan Vladimir Putin telah mengajarinya untuk tidak pernah mempercayai pemimpin Rusia.


"Saya ingin menghargai upaya Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden ICRC Peter Maurer untuk mengevakuasi tentara Ukraina, tetapi tolong sekali lagi saya meminta jangan percaya Putin," katanya.

"Putin menempatkan pahlawan Ukraina di penjara," lanjut Poroshenko.

Poroshenko mengatakan bahwa selama menjabat, beberapa warga Ukraina yang ditahan di Rusia belum dibebaskan, meskipun ada janji dari Putin. Dia menambahkan bahwa dia berharap negosiator Ukraina telah memperoleh jaminan bahwa para tahanan tidak akan diadili atau dipenjara di Rusia.

Poroshenko memuji kinerja angkatan bersenjata Ukraina karena mendorong Rusia keluar dari Kyiv dan Kharkiv dan memberikan harapan bahwa mereka akan mampu melawan di wilayah Donbas timur, di mana sebagian besar pertempuran sedang berlangsung saat ini.

Dia juga mendesak negara-negara Barat untuk terus memasok senjata berat ke Kiev.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya