Berita

Ketua Badan Hubungan Keummatan DPN Partai Gelora, Raihan Iskandar/Net

Politik

Partai Gelora: Singapura seperti Ingin Promosi ke Dunia sebagai Negara Islamophobia

RABU, 18 MEI 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Persoalan deportasi Ustaz Abdul Somad bisa menjadi bahan evaluasi pola hubungan antara Indonesia dan Singapura.

Menurut Ketua Badan Hubungan Keummatan DPN Partai Gelora, Raihan Iskandar, apa yang dilakukan otorita Singapura terhadap UAS merupakan fenomena gunung es.

"Artinya perilaku tersebut sebenarnya banyak yang mengalami dan berlangsung lama, bukan hanya UAS saja,” ucap Raihan lewat keterangan tertulisnya, Rabu (18/5).


Raihan menduga, Singapura telah merasa sebagai surga bagi para turis mancanegara. Sehingga, banyak wisatawan yang datang, meskipun negaranya sangat kecil.

"Jadi secara manajemen marketing, mendeportasi wisatawan tanpa sebab pun tidak merugikannya," katanya.

Adanya kasus deportasi UAS, kata Raihan, memberikan gambaran tentang kuatnya posisi islamophobia di Singapura.

"Singapura seakan ingin mempromosikan dirinya di era keterbukaan informasi sekarang ini, dan tokoh sekaliber UAS pun dijadikan contoh dengan dideportasi tanpa alasan," tegasnya.

Sebagai bangsa besar dan beradab, Indonesia perlu memberikan pesan khusus kepada Singapura dengan terus mengkritik prilaku islamophobia di sana.

"Boleh jadi ini titik balik bangkitnya kesadaran Islam di sana untuk lebih terbuka lagi dan lebih kokoh lagi,” demikian Raihan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya