Berita

Direktur Advokasi Kebijakan Publik DPP PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Furqan AMC/Net

Politik

Furqan AMC: Pembatalan Gorden Rumah Dinas DPR adalah Kemenangan Rakyat

RABU, 18 MEI 2022 | 10:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk membatalkan dan tidak melanjutkan tender pengadaan gorden mewah rumah dinas DPR RI merupakan bagian dari kemenangan rakyat yang telah bersuara.

Begitu yang dikatakan oleh Direktur Advokasi Kebijakan Publik DPP PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Furqan AMC lewat keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/5).

"Ini adalah kemenangan rakyat. Kemenangan ini meyakinkan kita bahwa jika rakyat bersuara dan kita semua aktif mengawal, akan banyak anggaran publik yang bisa diselamatkan," kata Furqan.


Aktivis 98 ini mengatakan, rencana pengadaan gorden mewah rumah dinas DPR RI telah menuai kritik keras selama 1,5 bulan terakhir.

Bersama PSI, Furqan telah mengkritik rencana ini sejak awal tercium pada akhir Maret lalu. Hingga pada awal Mei ditemukan banyak kejanggalan ketika pemenang tender diumumkan.

Tender dengan kode 732087 "Penggantian Gordyn dan Blind DPR RI Kalibata" itu dimenangkan oleh  PT Bertiga Mitra Solusi dengan penawaran Rp 43,5 miliar, sebagaimana tertera di situs LPSE (Layanan Pengadaan Secara Tender Elektronik) DPR RI.

Pada 12 Mei lalu, PSI juga telah mengkritik dengan menggagas aksi penggalangan koin untuk gorden mewah DPR RI sebagai bentuk kritik dan sindiran sarkas.

Pembatalan penggadaan gorden rumah dinas DPR RI diumumkan secara resmi oleh Ketua BURT DPR RI, Agung Budi Santoso di kompleks parlemen Senayan, Jakarta pada Selasa (17/04).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya