Berita

Ustaz Abdul Somad/Net

Dunia

KBRI Singapura Kirim Nota Diplomatik, Minta Alasan Penolakan Masuk UAS

SELASA, 17 MEI 2022 | 19:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri RI, melalui KBRI di Singapura, telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Singapura untuk meminta penjelasan terkait alasan penolakan masuk Ustaz Abdul Somad (UAS).

Menurut keterangan Kemlu, KBRI Singapura langsung melakukan komunikasi dengan Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura mengenai penolakan masuk WNI dengan inisial ASB atau Abdul Somad Batubara, bersama enam anggota rombongannya.

"Penolakan (refusal of entry) didasarkan alasan 'tidak eligible untuk mendapatkan ijin masuk berdasarkan kebijakan imigrasi' (being ineligible for the issue of a pass under current immigration policies)," kata Kemlu.


Di samping itu, KBRI juga telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kemlu Singapura untuk menanyakan lebih lanjut terkait alasan penolakan tersebut.

"KBRI masih menunggu keterangan lebih lanjut dari Kementerian Luar Negeri Singapura atas Nota Diplomatik tersebut," tambah Kemlu.

UAS bersama keluarga dan kerabatnya pergi ke Singapura pada Senin (16/5) dari Batam dalam rangka berlibur. Ia kemudian ditahan di imigrasi hingga akhirnya dipulangkan.

Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan, UAS telah mendapatkan peringatan not to land (NTL) dari otoritas Singapura. Sehingga ia tidak boleh berada di negara tersebut.

NTL sendiri dikatakan sebagai kebijakan yang umum diberlakukan oleh setiap negara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya