Berita

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta/Net

Presisi

Polda Jatim Turunkan Tim DVI, Identifikasi Korban Kecelakaan Maut di Tol Sumo

SELASA, 17 MEI 2022 | 14:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Jawa Timur menurunkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu proses identifikasi atas kecelakaan maut di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), yang terjadi pada Senin pagi (16/5).

Dalam kecelakaan ini, 14 orang warga Surabaya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, mengucapkan bela sungkawa kepada seluruh korban meninggal maupun korban luka yang saat ini masih dirawat di beberapa RS di Jatim.


Nico menjelaskan, tim DVI kini tengah melakukan pendataan korban meninggal dunia dan luka, dan melakukan pengumpulan data Ante Mortem dari keluarga dan kerabat korban yang meninggal dunia.

“Juga melakukan pemeriksaan post mortem di ruang instalasi forensik RSUD Wahidin Sudirohusodo Mojokerto sekaligus melakukan penyerahan jenazah korban yang telah teridentifikasi sebanyak 14 orang,” kata Nico kepada wartawan, Selasa (17/5).

Peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi di tol Sumo ini melibatkan satu bus pariwisata yang menabrak VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol yang mengakibatkan bus terguling.

Sementara untuk data terakhir hingga pukul 15.00 WIB. Jumlah penumpang di bus pariwisata Ardiansyah Nopol S 7322 UW berjumlah 33 orang. Dari data tersebut, 14 meninggal dunia dan 19 alami luka ringan dan berat.

Adapun 19 korban hingga saat ini, Selasa (17/5) masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit yakni RS Citra Medika, RS Emma, RS Petrokimia Gresik dan RS Gatoel Mojokerto

Sementara itu untuk 14 korban meninggal dengan rincian, laki - laki 6 orang (2 anak 4 dewasa) dan 8 perempuan dewasa. Semua dilakukan pemeriksaan post mortem dan perawatan jenazah di RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya