Berita

Pemandangan Lujiazhui di Shanghai, China/Xinhua

Dunia

Bisnis Mati Suri karena Lockdown, Perusahaan Asing Ramai-ramai Ingin Minggat dari China

SELASA, 17 MEI 2022 | 14:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebijakan Zero-Covid yang diterapkan oleh pemerintah China menjadi beban tersendiri bagi kelompok pengusaha. Terutama ketika China memberlakukan lockdown atau penguncian ketat ketika mengendalikan sebaran Covid-19.

Perusahaan-perusahaan asing dari Eropa dan Amerika sudah menyatakan kekhawatiran atas iklim investasi di China yang semakin tidak stabil karena kebijakan penguncian yang tampaknya tidak berujung.

Alhasil, menurut laporan The Hong Kong Post, banyak perusahaan asing ingin menutup bisnis mereka dan pindah dari China.


Pemerintah China sendiri telah menerbitkan artikel di Xinhua pada 12 Mei yang meminta agar perusahaan asing untuk tidak pergi.

Tetapi perusahaan-perusahaan asing ini enggan melanjutkan bisnis mereka di China karena kebijakan negara berdampak pada bisnis mereka.

Menurut laporan Kamar Dagang Uni Eropa di China pada 5 Mei, survei menunjukkan perusahaan-perusahaan Eropa menyebut kebijakan Zero-Covid China sangat memukul rantai pasokan. Akibatnya perusahaan terpaksa memangkas pegawai, sampai menurunkan perkiraan pendapatan.

Hampir sepertiga dari perusahaan-perusahaan itu mengaku mereka telah melakukan PHK.

Menurut survei internal, 23 persen dari 372 perusahaan yang menanggapi sedang mempertimbangkan untuk memindahkan investasi saat ini atau yang direncanakan keluar dari daratan China. Angka itu lebih dari dua kali lipat pada survei Januari dan persentase tertinggi dalam satu dekade.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya