Berita

Gereja Presbiterian Jenewa di Laguna Woods, California/Net

Dunia

Penembakan Gereja California, Tersangka Kesal dengan Ketegangan Politik China-Taiwan

SELASA, 17 MEI 2022 | 09:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi penembakan berdarah di Amerika Serikat (AS) yang terjadi di Gereja Presbiterian Jenewa di Laguna Woods, California pada Minggu (15/5) dilakukan oleh seorang lelaki China-Amerika bernama David Chou.

Serangan terjadi selama jamuan makan siang yang dihadiri oleh sekitar 50 orang anggota Gereja Presbiterian Taiwan Irvine, yang telah menggunakan gereja untuk layanannya.

Sedikitnya satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan tersebut.


Dokter spesialis olahraga, Dr. John Cheng, ditembak mati ketika berusaha melumpuhkan penyerang. Sementara mereka yang terluka adalah seorang perempuan dan empat laki-laki.

Pihak berwenang menyebut aksi Chou memiliki "motivasi politik". Ia sengaja berkendara dari Las Vegas menuju gereja tersebut untuk menargetkan komunitas Taiwan.

"Berdasarkan informasi awal dalam penyelidikan, diyakini tersangka yang terlibat kesal dengan ketegangan politik antara China dan Taiwan," kata Sheriff Orange County, Don Barnes pada konferensi pers pada Senin (16/5), seperti dikutip LA Magazine.

FBI sendiri telah meluncurkan penyelidikan dan menemukan catatan tertulis dalam bahasa Mandarin yang di mobil Chou menunjukkan kebenciannya terhadap orang Taiwan.

"Saya percaya kebenciannya terhadap Taiwan terwujud ketika dia tinggal di sana pada tahun-tahun sebelumnya, mungkin di masa mudanya," tambah Bernes, sembari menyebut istri Chou saat ini tinggal di Taiwan.

Otoritas juga telah menemukan dua pistol sembilan milimeter ditemukan di tempat kejadian. Chou yang bekerja sebagai penjaga keamanan telah membeli senjata secara legal di Las Vegas.

Dalam aksinya, Chou menempatkan tas berisi bom molotov dan amunisi di sekitar aula, mengamankan pintu dengan rantai, dan melumasi kunci dengan lem super sebelum melepaskan tembakan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya