Berita

Pj Gubernur yang dilantik oleh Mendagri/Net

Politik

Perludem Ingatkan, Pengangkatan Pj Gubernur yang Abaikan Prinsip Demokrasi Berpotensi Munculkan Konflik

SENIN, 16 MEI 2022 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengangkatan lima penjabat (Pj) Gubernur oleh pemerintah disoal Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), lantaran tak menaati putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustiyanti menjelaskan, pihaknya menyayangkan penunjukan lima Pj Gubernur oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Kepres) 50/P/2022 lalu belum sesuai dengan putusan MK 67/PUU-XIX/2021.

"MK menyebutkan (dalam putusan tersebut) bahwa pemilihan penjabat harus dilakukan dengan mekanisme yang terukur dan jelas, tidak mengabaikan prinsip demokrasi, memperhatikan aspirasi daerah dan dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel," ujar Khoirunnisa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).

Sosok yang kerap disapa Ninis ini juga menyebutkan, di dalam putusan itu MK juga secara spesifik menyebutkan bahwa perlu ada aturan teknis terkait penunjukan penjabat kepala daerah yang diatur di dalam Pasal 201 ayat (10) dan ayat (11) UU 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (UU Pilkada).

"Jika tidak ada aturan teknis yang transparan, terbuka, dan akuntabel tentu bisa saja berpotensi penunjukan ini dipermasalahkan karena dianggap tidk sesuai dengan putusan MK," ucapnya.

Yang paling mengkhawatirkan, menurut Ninis, apabila pengangkatan Pj kepala daerah ini disoal masyarakat, maka bukan tidak mungkin akan muncul gejolak yang membuat ketidakstabilan politik terjadi.

"Jika ini terjadi maka nantinya akan lebih berbahaya lagi jika terjadi konflik di daerah," demikian Ninis.

Populer

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Bey Machmudin: Prioritas Penjabat Adalah Kepentingan Rakyat

Sabtu, 20 April 2024 | 19:53

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Jurus Anies dan Prabowo Mengunci Kelicikan Jokowi

Rabu, 24 April 2024 | 19:46

Tim Hukum PDIP Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda

Selasa, 23 April 2024 | 19:52

Bocah Open BO Jadi Eksperimen

Sabtu, 27 April 2024 | 14:54

UPDATE

Tim 7 Jokowi Sedekah 1.000 Susu dan Makan Gratis

Selasa, 30 April 2024 | 20:00

Jajaki Alutsista Canggih, KSAL Kunjungi Industri Pertahanan China

Selasa, 30 April 2024 | 19:53

Fahri Minta Pembawa Nama Umat yang Tolak 02 Segera Introspeksi

Selasa, 30 April 2024 | 19:45

Kemhan RI akan Serap Teknologi dari India

Selasa, 30 April 2024 | 19:31

Mantan Gubernur BI Apresiasi Program Makan Siang Gratis

Selasa, 30 April 2024 | 19:22

Anies Bantah Bakal Bikin Parpol

Selasa, 30 April 2024 | 19:07

Bertemu Mendag Inggris, Menko Airlangga Bahas Penguatan Ekonomi Perdagangan

Selasa, 30 April 2024 | 18:44

Dandim Pinrang Raih Juara 2 Lomba Karya Jurnalistik yang Digelar Mabesad

Selasa, 30 April 2024 | 18:43

Raja Charles III Lanjutkan Tugas Kerajaan Sambil Berjuang Melawan Kanker

Selasa, 30 April 2024 | 18:33

Kemhan India dan Indonesia Gelar Pameran Industri Pertahanan

Selasa, 30 April 2024 | 18:31

Selengkapnya