Berita

Ketua Umum Partai Pelita, Beni Pramula/RMOL

Politik

Tegaskan sebagai Partai Antioligarki, Beni Pramula: Anak Petani, Anak Tukang Becak, Ayo Gabung ke Partai Pelita!

SENIN, 16 MEI 2022 | 18:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Pelita merupakan salah satu partai politik yang didominasi oleh generasi muda atau millenial dengan berkepribadian anggun dalam moral unggul dalam intelektual.

Partai Pelita, ujar Ketua Umum Beni Pramula, juga merupakan salah satu partai yang antioligarki dan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Untuk itu, Partai Pelita terbuka bagi semua kalangan lintas suku, agama, dan profesi apapun untuk bergabung.

“Partai antioligarki. Jadi, kita pingin ada napas baru dalam gerakan partai. Kalau selama ini partai didominasi oleh orang-orang itu saja, kepentingan-kepentingan itu saja,” ujar Beni Pramula, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).


Sebab selama ini, kata Beni, banyak lahir politisi dadakan yang tidak jelas karya dan kontribusinya. Tapi tiba-tiba menjadi pejabat dan petinggi di republik ini, hanya karena ia merupakan kerabat dan keluarga penguasa.

“Kita enggak tahu asal-usulnya dari mana, karyanya apa, hanya kebetulan dia anak pejabat, hanya kebetulan anak Bupati anak Gubenur dia bisa memimpin,” sesalnya.

Atas dasar itu, mantan Ketua Umum DPP IMM ini mengajak seluruh lapisan masyarakat yang memiliki visi misi untuk kebaikan bangsa Indonesia agar bergabung dengan Partai Pelita.

“Kita berharap adanya Partai Pelita ini setiap anak bangsa memperoleh peeluang dan kesempatan yang sama untuk membangun bangsa. Enggak peduli dia anak petani, anak tukang becak, anak tukang ojek, kita semua sama setiap anak bangsa seharusnya diberi kesempatan yang sama di politik,” ajaknya.

“Anak-anak muda yang masih cerdas yang jernih bisa terjun ke politik,” demikian Beni.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya