Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat bertemu Suharso Monoarfa dan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Langkah Politiknya Lincah, Airlangga Hartarto Bisa Saja Sundul Capres Primadona

SENIN, 16 MEI 2022 | 05:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Langkah politik Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan berbagai tokoh politik dan partai disambut positif oleh banyak kalangan. Khususnya berbagai manuver Airlngga untuk kepentingan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam menyebutkan, langkah politik Airlangga cukup lincah. Dampak politiknya, Airlangga bisa menarik figur potensial sebagai magnet para pemilih.

Menurut Arman, pertemuan terbaru dengan Ridwan Kamil akan efektif dalam menjadi pemantik pemilih di Jawa Barat. Sebab, selain Gubernur pria yang karib disapa Emil ini memiliki pemilih yang solid.


"(Emil) cukup memiliki pemilih yang solid untuk nambahin dukungan Capres Cawapres yang bakal bertarung nanti," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).

Dikatakan Arman, Emil bisa saja memiliki potensi akan diusung sebagai calon wakil presiden. Sayangnya, kata dia, Emil tidak memiliki kendaraan politik yang kemudian bisa mengusungnya bertarung di Pilpres 2024.

Dalam pandangan Arman, Airlangga cermat melihat celah politik itu. Manuver Airlangga pada Emil itu serupa dengan upaya pendekatan politiknya pada PAN dan PPP.

Dengan demikian, Arman memprediksi, lincahnya manuver politik orang nomor satu di partai berlambang beringin itu akan menaikkan nilai tawar politiknya.

"Dengan terus melakukan komunikasi politik intens dengan figur potensial dan partai potensial tentu nilai tawar Airlangga menjadi meningkat," terang Arrman.

Bahkan, ditambahkan Arman, bukan tidak mungkin Airlangga akan mampu menyundul para Capres primadona yang saat ini telah muncul di radar survei beberapa lembaga.

"Jika Airlangga bisa merangkul potensi potensi tersebut dengan baik maka Airlangga di atas angin baik sebagai Cawapres dan bisa saja nyundul menjadi Capres primadona," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya