Berita

Presiden Joko Widodo saat bertemu Elon Musk di pabrik produksi roket Space X, Boca Chica, Amerika Serikat/Net

Politik

Ingatkan Jokowi, Jerry Massie: Elon Musk Tahu Mana Urusan Negara, Mana Urusan Pribadi

MINGGU, 15 MEI 2022 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran Presiden Joko Widodo ke pabrik produksi roket Space X, Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/5) waktu Amerika Serikat terus menjadi perbincangan.

Pasalnya, tampilan pendiri Space X, Elon Musk sama seperti saat menjamu Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan waktu lalu. Yakni hanya mengenakan kaos, dan bukan setelan resmi layaknya sedang menerima tamu pejabat negara.

Peneliti politik Amerika Serikat, Jerry Massie menilai ada perlakuan berbeda yang diberikan Elon Musk atas kunjungan Jokowi tersebut. Elon Musk seolah punya penilaian bahwa Jokowi hadir bukan atas nama negara.


Dia lantas membandingkan bagaimana Elon Musk melakukan panggilan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada tahun 2021 lalu. Di mana keduanya dikabarkan membahas kerja sama dalam teknologi luar angkasa. Sementara kunjungan Jokowi, tidak jelas kerja samaapa yang dibahas.

“Jadi Elon tahu mana urusan negara dan pribadi dan kelompok! Kalau Turki urusan negara,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/5).

Di satu sisi, Jerry Massie juga mempertanyakan alasan Jokowi gembar-gembor bahwa Elon Musk akan ke Indonesia pada bulan November mendatang. Padahal, apa yang disampaikan baru sebatas “mudah-mudahan”.

“Orang Amerika kalau bilang “mudah-mudahan” itu tanda belum ada kepastian,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Jerry Massie juga yakin Elon Musk tengah bertanya-tanya tentang alasan mendasar mengapa pejabat negara ramai-ramai mencarinya. Padahal orang Amerika memiliki tipikal, mereka akan menanam investasi jika memang tertarik pada suatu hal, bukan dikejar-kejar oleh orang-perorangan.

“Ingat culture atau budaya orang Amerika dengan kita berbeda,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya