Berita

Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah/Net

Dunia

Bertemu Pemerintahan Bayangan, Menlu Malaysia Siap Bantu Myanmar Kembalikan Demokrasi

MINGGU, 15 MEI 2022 | 11:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia kembali menyatakan komitmennya untuk membantu memulihkan perdamaian dan demokrasi di Myanmar.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Pemerintahan Persatuan Nasional (NUG), Zar Min Aung secara informal.

Lewat unggahan di Twitter-nya pada Sabtu malam (14/5), Saifuddin mengatakan pertemuan tersebut dilakukan di sela-sela KTT ASEAN-AS di Washington pada 12-13 Mei 2022.


Myanmar sendiri telah dikecualikan dalam pertemuan puncak. Walaupun AS mengundang NUG secara informal.

“Kami mengambil kesempatan untuk bertukar pandangan tentang perkembangan terakhir di Myanmar, di mana Menteri Zin berbagi wawasan serta tantangan yang dihadapi NUG, termasuk bantuan kemanusiaan, pelatihan teknis, dan pendidikan bagi para pengungsi Myanmar,” kata Saifuddin.

Myanmar telah berulang kali meminta negara-negara untuk tidak terlibat dengan NUG yang sudah dicap teroris oleh junta.

NUG sendiri merupakan pemerintahan bayangan yang mayoritas berasal dari sekelompok anggota pemerintahan yang digulingkan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Myanmar mengecam kehadiran NUG selama KTT ASEAN-AS. Mereka juga mengaku telah mengirim nota protes ke semua negara ASEAN dan AS.

Kementerian juga mengatakan menolak paragraf yang terkandung dalam pernyataan bersama 28 halaman yang dirilis oleh AS dan ASEAN, yang menyerukan implementasi tepat waktu dari rencana perdamaian lima poin yang disepakati oleh Myanmar.

Kementerian mengatakan pernyataan tersebut telah mencampuri urusan dalam negeri Myanmar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya