Berita

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi/Net

Dunia

Meski Barat Khawatir dengan Pakta Keamanan China, Wang Yi Akan Kunjungi Kepulauan Solomon

MINGGU, 15 MEI 2022 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah kekhawatiran Barat atas pakta keamanan dua negara, Menteri Luar Negeri China Wang Yi dijadwalkan untuk mengunjungi Kepulauan Solomon.

Sumber pemerintah Australia mengungkap, Wang Yi akan mengunjungi Kepulauan Solomon dengan membawa delegasi besar pada akhir bulan ini, atau bahkan pekan ini.

Kunjungan tersebut diyakini dilakukan untuk menandatangani pakta keamanan antara China dan Kepulauan Solomon secara resmi, terlepas dari protes yang dilayangkan Amerika Serikat (AS), Australia, dan negara-negara Barat.


Sejauh ini belum diketahui secara pasti isi dari pakta keamanan yang rahasia itu. Tetapi draft pertama yang bocor pada Maret menyebutkan China bisa mengerahkan kapal militernya ke Kepulauan Solomon.

Di samping itu, Beijing juga meminta hak untuk membela warga dan proyeknya di Kepulauan Solomon. Klausa ini memicu pertanyaan apakah artinya China dapat mengerahkan pasukan dan kapalnya di Kepulauan Solomon.

Dimuat ABC News, waktu kunjungan Wang Yi juga sangat sensitif lantaran Australia akan menggelar pemilu nasional pada 21 Mei.

"Ini jelas provokatif, terutama selama kampanye pemilu," kata Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton.

"Saya pikir, kita sekali lagi, perlu membuka mata lebar-lebar tentang apa yang terjadi (dengan China) di wilayah kita," tambahnya.

Selain negara-negara tetangga dan Barat, banyak penduduk Kepulauan Solomon juga mengaku gelisah dengan pakta keamanan tersebut.

Anggota parlemen oposisi Solomon, Sir Peter Kenilorea mengatakan khawatir jika pakta tersebut memberi China pijakan di Pasifik untuk memajukan ambisi ekspansionisnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya