Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ketahanan Pangan Terancam Perang Ukraina, India Mulai Larang Ekspor Gandum

MINGGU, 15 MEI 2022 | 06:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah India telah mengumumkan larangan ekspor gandum karena khawatir ketahanan panggannya terganggu akibat perang di Ukraina.

Pengumuman tersebut juga muncul setelah India, yang merupakan produsen gandum terbesar kedua di dunia, mengalami gelombang panas yang mengganggu panennya.

Larangan itu muncul lewat pemberitahuan dari Direktorat Perdagangan Luar Negeri pada Jumat (13/5), seperti dimuat The Guardian.


Dikatakan, larangan dilakukan untuk mengendalikan harga gandum domestik yang awalnya ikut melonjak akibat pasar global. Dibandingkan awal tahun, harga gandum global telah naik lebih dari 40 persen.

Sebelum perang, Ukraina dan Rusia menyumbang sepertiga dari ekspor gandum dan jelai global. Tetapi sejak Moskow meluncurkan operasi militernya, pelabuhan-pelabuhan Ukraina tidak dapat beroperasi, sementara tempat penyimpanan gandum ikut dibombardir.

Meskipun merupakan produsen gandum terbesar kedua di dunia, India mengkonsumsi sebagian besar gandum yang dihasilkannya.

Sebelum larangan ekspor, India telah menargetkan rekor pengiriman 10 juta ton tahun ini. Pada awalnya, India berusaha memanfaatkan situasi perang untuk menemukan pasar baru di Eropa, Afrika, dan Asia.

Sebagian besar akan disalurkan ke negara berkembang lainnya seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Tetapi pengumuman larangan ekspor dari India tampaknya dapat mendorong harga gandum global semakin tinggi.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya