Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Politik

Muncul Hepatitis Akut Berat, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Kedepankan Kebersihan Lingkungan

SABTU, 14 MEI 2022 | 00:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen harus mempertimbangkan ancaman penularan penyakit selain Covid-19.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menjelaskan dalam PTM 100 persen, aspek kebersihan lingkungan sekolah dan kesehatan siswa secara luas harus menjadi perhatian dalam proses belajar mengajar.

Menurut politisi yang karib disapa Rerie ini, dengan level PPKM di banyak daerah yang semakin rendah, penyelenggaraan PTM 100 persen di berbagai daerah pun sudah diterapkan.


Meski demikian, munculnya indikasi kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak  harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan dalam penerapan PTM 100 persen.

"Munculnya indikasi kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak  harus menjadi perhatian serius," demikian kata Rerie, Jumat (13/5).

Menurut Politisi Nasdem ini, dengan munculnya sejumlah indikasi kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di sejumlah daerah, penyelenggaraan PTM 100 persen harus mempertimbangkan faktor kesehatan secara luas.

Rerie, sapaan akrab Lestari menilai sejumlah faktor pendukung untuk memastikan keamanan para pendidik dan peserta didik dari penularan sejumlah penyakit saat PTM 100 persen, harus menjadi perhatian serius.

Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mengatakan sosialisasi masif untuk membiasakan masyarakat, pendidik dan peserta didik hidup bersih dan sehat harus konsisten dilakukan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem juga menjelaskan bahwa upaya pencegahan penularan sejumlah penyakit lewat membudayakan kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat, harus menjadi program nasional. Dengan demikian, akan mencegah berulangnya penyebaran sejumlah penyakit di tanah air.

Munculnya indikasi penyebaran penyakit pasca pandemi Covid-19, ujar Rerie, harus menjadi bahan evaluasi terhadap sejumlah upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat selama ini.

Rerie sangat berharap berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak dini harus dilakukan secara masif dan konsisten lewat sosialisasi kebiasaan hidup sehat dan program pemantauan kesehatan dan tambahan gizi sejak balita.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya