Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Dapat Aduan Masyarakat, Puan Maharani Perintahkan Anggota DPR Pelototi Harga Pangan Paska Lebaran

JUMAT, 13 MEI 2022 | 23:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait dengan kondisi harga bahan pokok di pasaran, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh anggota dewan di komisi yang berwenang melakukan pengawasan.

Permintaan Puan itu didasari oleh dirinya yang telah mendapat aduan bahwa paska lebaran harga sejumlah komoditas pangan masih terbilang tinggi.

Ia mengatakan, saat masuk masa persidangan dirinya akan meminta Komisi yang terkait melakukan pengawasan dengan memantau harga di pasaran.  


"Agar dalam hal fungsi pengawasan untuk memelototi harga komoditas pangan karena jika harganya masih tinggi, tentu ini akan menyulitkan masyarakat," kata Puan, Jumat (13).

Politisi PDIP itu mengungkapkan dia mendapatkan laporan masyarakat tentang tingginya harga cabai. Di pasaran, data yang ia dapat harga cabai berkisar Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram.

"Padahal harga normalnya antara Rp 30.0000 hingga Rp 33.000," kata Puan.

Selain itu, Puan juga mengatakan bahwa harga minyak goreng curah yang seharusnya Rp 14 ribu per liter masih menyentuh 9.000-Rp 20.000 per liter.

Harga itu, dikatakan putri Megawati itu masih di atas harag eceren tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah
Beberapa komoditas lain yang di pasar tradisional yakni ayam ras, gula pasir, hingga beras juga harganya masih mengalami kenaikan meski lonjakannya tak terlalu tinggi.

Puan meminta Komisi VI DPR yang membidangi sektor perdagangan untuk mencari tahu akar masalah masih tingginya harga komoditas pangan ini.

Selain itu, Komisi IV DPR yang membidangi pertanian juga perlu  untuk mengecek apakah ada masalah di tingkat hulu.
Ia mengaku tidak segan untuk meminta Komisi di DPR untuk memanggil Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan utnuk mencari jalan keluar mengatasi masalah tersebut.

"Agar bisa mendapatkan penjelasan langsung dari pemerintah," ujar politisi PDIP ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya