Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kemlu: Indonesia Siap Bantu Korut Tangani Covid-19 Jika Diminta

JUMAT, 13 MEI 2022 | 17:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia siap memberikan bantuan kepada Korea Utara untuk menangani pandemi Covid-19 yang tengah merebak di sana jika memang diminta.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri RI, Lintang Paramitasari yang saat ini bertanggung jawab atas diplomasi vaksin ketika ditanya.

"Sebagaimana kepada negara mitra lainnya, Indonesia tentunya siap menyalurkan bantuan dalam penanganan pandemi Covid-19 bila diminta," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/5).


Mita menuturkan, Korea Utara juga termasuk ke dalam 92 negara COVAX AMX EG, di mana Indonesia menjadi salah satu co-chairs.

COVAX sendiri merupakan mekanisme untuk mengadakan dan mendistribusikan vaksin. Ini dirancang untuk mencapai kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Kendati begitu, Mita mengungkap, sejauh ini belum ada pembahasan mengenai pandemi Covid-19 di Korea Utara dalam COVAX.

"Sejauh ini belum ada pembahasan," ucapnya.

Korea Utara pertama kali melaporkan kasus Covid-19 pada 12 Mei 2022, lebih dari dua tahun ketika dunia menyatakan pandemi.

Berdasarkan laporan KCNA pada Jumat (13/5), sebanyak 350 ribu orang secara nasional tercatat mengalami demam, salah satu gejala Covid-19, sejak akhir April. Namun dalam waktu singkat, sekitar 162.200 di antara mereka sudah sembuh total.

Pada Kamis, sebanyak 18 ribu orang di seluruh negeri mengalami demam. Dengan begitu, pemerintah telah memberlakukan isolasi dan perawatan untuk 187.800 orang.

Sejauh ini belum diketahui berapa banyak orang yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, pada hari yang sama, Korea Utara juga melaporkan enam kematian. Salah satunya telah dinyatakan positif untuk subvarian Omicron, BA.2 yang menular.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya